36
Persebaya Vs Persis Solo Jadi Contoh Untuk Kompetisi Liga 1

Persebaya Vs Persis Solo Jadi Contoh Untuk Kompetisi Liga 1

Sujarno, Direktur PT Liga Indonesia Bar (LIB), menjamin penonton bisa mengikuti turnamen Liga 1 mendatang.

Sesuai dengan Surat Edaran Satgas (SE) PPKM Jawa-Bali.

“Asalkan sudah dua kali divaksin,” kata Sudjarno saat konferensi pers, Minggu (22/5).

Sudjarno mengatakan laga persahabatan Persebaya dan Persis Solo dengan mendatangkan penonton di GBT menjadi tolok ukur perhelatan Liga 1 yang rencananya dilaksanakan pada Juli mendatang.

“Pertandingan itu (Persebaya vs Persis) luar biasa, jadi bahan buat kami, ternyata bisa dilaksanakan dengan menghadirkan penonton,” ujar Sudjarno.

Sistem pembelian tiket yang dilakukan secara online memudahkan untuk mengetahui status vaksinasi penonton.

“Jadi, ketika mau beli tiket harus menyertakan (kartu) vaksin lengkap yaitu dosis satu dan dua. Ketika cuman dosis satu, saja enggak bisa beli,” katanya.

Sudjarno berharap dengan info diperbolehkannya menghadiri langsung pertandingan pada Liga 1 nanti itu bisa mengobati kerinduan suporter. Mereka sudah lama tidak melihat langsung pertandingan di stadion.

Untuk kapasitas stadion, lanjut dia, tergantung berdasarkan kondisi PPKM wilayah setempat.

“Untuk Gelora Bung Tomo, saya melihat dibandingkan 2020 itu luar biasa. Akan tetapi, kelemahannya masih akses tol, nanti sambil dikerjakan hasilnya akan bagus,” katanya.

Selain itu, dia mendapat laporan GBT sudah tertata rapi. Ruang ganti saja tersedia empat titik.

“Jangankan untuk kompetisi liga. Kesiapan GBT dalam menghadapi Piala Dunia itu sangat mumpuni,” ucap Sudjarno.

“Jadi, ketika mau beli tiket harus menyertakan (kartu) vaksin lengkap yaitu dosis satu dan dua. Ketika cuman dosis satu, saja enggak bisa beli,” katanya.

Sudjarno berharap dengan info diperbolehkannya menghadiri langsung pertandingan pada Liga 1 nanti itu bisa mengobati kerinduan suporter. Mereka sudah lama tidak melihat langsung pertandingan di stadion.

SEE ALSO  Sederet Wisata Bandung Yang Wajib Kamu Jajaki

Untuk kapasitas stadion, lanjut dia, tergantung berdasarkan kondisi PPKM wilayah setempat.

“Untuk Gelora Bung Tomo, saya melihat dibandingkan 2020 itu luar biasa. Akan tetapi, kelemahannya masih akses tol, nanti sambil dikerjakan hasilnya akan bagus,” katanya.

Selain itu, dia mendapat laporan GBT sudah tertata rapi. Ruang ganti saja tersedia empat titik.

“Jangankan untuk kompetisi liga. Kesiapan GBT dalam menghadapi Piala Dunia itu sangat mumpuni,” ucap Sudjarno.