5
Kekayaan Yang Dimiliki Soerang Sergey Brin Sang Pendiri Google

Kekayaan Yang Dimiliki Soerang Sergey Brin Sang Pendiri Google

Minamidiamondring.com- Nicole Shanahan dikabarkan menjalin hubungan dengan Elon Musk, pria terkaya di dunia. Nicole adalah istri salah satu pendiri Google, Sergey Brin.

Namun bos Tesla dan SpaceX membantah kabar tersebut. Menurutnya, hubungannya dengan Nicole hanya sebatas teman.

“Aku hanya bertemu Nicole dua kali dalam tiga tahun, kedua kali dengan banyak orang di sekitarnya. Tidak ada yang romantis,” tulis Musk dalam akunnya di Twitter.

Isu perselingkuhan tersebut dikabarkan oleh Wall Street Journal pada Minggu (24/7/2022) lalu. Dalam laporannya, dikutip dari sejumhlah orang yang mengetahui masalah itu, Musk disebut terlibat dalam hubungan singkat dengan Nicole Shanahan pada musim gugur.

Wall Street Journal menjelaskan, Musk dan Brin sebelumnya adalah teman dekat, di mana Brin bahkan memberi Musk 500.000 dolar AS untuk Tesla saat krisis keuangan 2008. Bahkan, Musk secara rutin mengunjungi Brin di Silicon Valley.

Namun, sumber anonim menyatakan, telah terjadi peningkatan ketegangan antara kedua orang terkaya dunia dan tim mereka menyusul dugaan hubungan terlarang itu pada Desember 2021. Brin disebut telah meminta penasihat keuangannya menjual investasi pribadinya di perusahaan Musk.

Brin adalah pengusaha berdarah Rusia-Amerika yang mendirikan Google bersama dengan Larry Page pada 1998. Meski keduanya telah mengundurkan diri dari posisi eksekutif mereka dengan perusahaan induk mesin pencari Alphabet pada 2019, Brin masih mempertahankan saham pengendali.

Dalam daftar Real Time Billionaires Forbes, Brin berada di peringkat sembilan orang terkaya dunia tahun ini. Kekayaannya tercatat sebesar 89,9 miliar dolar AS atau setara Rp1.344,36 triliun.

Mendirikan Google Bersama Larry Page

Mengutip Britannica, Brin dan keluarganya pindah ke Amerika Serikat di 1979. Setelah menerima gelar ilmu komputer dan matematika di University of Maryland pada 1993, ia lalu masuk program pascasarjana di Stanford University.

SEE ALSO  Simak Fakta Menarik Mengenai Kota Kuala Kencana

Di sana, dia bertemu Page. Keduanya sama-sama tertarik dengan gagasan untuk meningkatkan kemampuan mengekstraksi makna dari kumpulan data, yang terkumpul di internet.

Di kamar asrama Page, mereka lalu mulai bekerja untuk merancang jenis teknologi pencarian baru, yang memanfaatkan kemampuan peringkat pengguna Web itu sendiri, dengan melacak “tautan pendukung” setiap situs.

Brin menerima gelar master pada tahun 1995, tetapi ia cuti dari program doktor Stanford untuk terus bekerja di mesin pencarinya.

Di pertengahan 1998, Brin dan Page mulai menerima pembiayaan dari luar dan sukses mengumpulkan sekitar USD 1 juta dari investor, serta dari keluarga dan teman-teman mereka.

Singkat cerita, Google pun mulai berjalan dan pada tahun 2004, Google Inc. secara resmi melakukan initial public offering (IPO) yang menghasilkan lebih dari USD 3,8 miliar dolar untuk Brin.

Di April 2011, Brin melepaskan tugasnya sebagai President of Technology untuk menjadi Director of Special Projects. Pada re-organisasi tahun 2015, perusahaan induk Google, Alphabet dibentuk, dengan Brin sebagai presidennya.

Bulan Desember 2019, Sergey Brin meninggalkan jabatannya di Alphabet. Namun, ia masih terus menjabat sebagai dewan direksi.