7
Simak Isi Pasal 338 KUHP, Pasal 55 Dan 56

Simak Isi Pasal 338 KUHP, Pasal 55 Dan 56

Minamidiamondring.com- Para tersangka dalam pembunuhan Brigadir J, Barrada Richard Eliezer Pudihan Rumiu atau Barrada E, didakwa berdasarkan Bagian 338 KUHP bersama dengan Bagian 55 dan 56.

“Kami menetapkan Barada E sebagai tersangka berdasarkan Pasal 338 KUHP bersama dengan Pasal 55 dan 56 KUHP,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri. Di Mabes Polri Jakarta, Rabu (8/3/2020) malam.

Pasal 338 KUHP adalah pasal yang mengatur tentang pembunuhan.

“Barangsiapa sengaja merampas nyawa orang lain, diancam, karena pembunuhan, dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.”

Dikutip dari uhn.ac.id, Jumat (5/8/2022), berdasarkan Pasal 338, bahwa pada dasarnya perbuatan menghilangkan nyawa ini mengandung unsur:

1. Adanya wujud perbuatan (aktif/positif)

2. Adanya kematian orang lain (dalam hal ini bayinya sendiri)

3. Adanya hubungan kausalitas antara wujud perbuatan dengan antara perbuatan yang dilakukan itu dengan kematian orang tersebut

Kemudian, Pasal 55 KUHP mengatur tentang pidana pelaku tindak pidana. Ayat (1) poin 1 pasal ini menyebut, “Mereka yang melakukan, yang menyuruh melakukan, dan yang turut serta melakukan perbuatan.”

Adapun, poin 2 pasal ini menyebut, “Mereka yang dengan memberi atau menjanjikan sesuatu dengan menyalahgunakan kekuasaan atau martabat, dengan kekerasan, ancaman atau penyesatan, atau dengan memberi kesempatan, sarana atau keterangan, sengaja menganjurkan orang lain supaya melakukan perbuatan.”

Selanjutnya, Pasal 56 KUHP tentang dipidana sebagai pembantu kejahatan, mengatur dua hal yakni:

1. Mereka yang sengaja memberi bantuan pada waktu kejahatan dilakukan

2. Mereka yang sengaja memberi kesempatan, sarana atau keterangan untuk melakukan kejahatan.

Jika mencermati pasal yang menjerat Bharada E, apakah ada tersangka lain?

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan Polri bakal memeriksa siapa saja yang terkait dalam peristiwa tembak menembak di rumah Ferdy Sambo.

SEE ALSO  Rumah Ferdy Sambo Digeledah, Komnas HAM Mempertanyakan Ke Polisi Terkait Alasannya!

“Kami menetapkan Barada E sebagai tersangka berdasarkan Pasal 338 KUHP bersama dengan Pasal 55 dan 56 KUHP,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri. Di Mabes Polri Jakarta, Rabu (8/3/2020) malam. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan Polri bakal memeriksa siapa saja yang terkait dalam peristiwa tembak menembak di rumah Ferdy Sambo.