10
Tuduhan Unggahan Yang Menyesatkan Pemilihan Umum Indonesia "Secara Resmi Ditunda"

Tuduhan Unggahan Yang Menyesatkan Pemilihan Umum Indonesia “Secara Resmi Ditunda”

Klip video politisi Indonesia yang berbicara tentang pemilihan umum yang akan datang telah dilihat puluhan ribu kali, dengan klaim bahwa parlemen nasional telah “secara resmi menunda” pemilihan. Namun, klaim ini menyesatkan. Video itu sebenarnya menunjukkan seorang anggota parlemen yang mengatakan dia mengusulkan penundaan. Pada 30 Maret 2022, pemilihan umum Indonesia dijadwalkan pada 14 Februari 2024. Pakar konstitusi mengatakan “secara hukum sulit” untuk menunda pemilu tanpa mengubah konstitusi.

Video ini dibagikan di Facebook pada 15 Maret 2022 dan telah dilihat lebih dari 93.000 kali.

Keterangan dalam bahasa Indonesia dari postingan tersebut ditafsirkan sebagai berikut: “Akhirnya DPR resmi menunda pemilihan umum 2024. Itu penjelasannya.”

Video 4:42 menunjukkan Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar mengatakan kepada wartawan bahwa pemilihan umum harus ditunda.

“Kami mengusulkan untuk menunda pemilihan selama satu atau dua tahun untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi agar tidak terjadi pembekuan pasca stagnasi pandemi,” kata Muhaimin dalam sebuah video.

Indonesia mengadakan pemilihan umum setiap lima tahun sekali.

Jajak pendapat berikutnya, yang dipublikasikan di situs web Sekretariat Kabinet pada Januari 2022, saat ini dijadwalkan pada 14 Februari 2024.

Bapak Muhaimin, yang Partai Kebangkitan Bangsa adalah bagian dari koalisi yang berkuasa, adalah salah satu politisi Indonesia yang mengangkat gagasan untuk menunda pemilihan umum untuk mempertahankan pemulihan ekonomi saat ini, media lokal melaporkan.

Usulan ini menimbulkan kekhawatiran bahwa tindakan tersebut dapat mengancam demokrasi Indonesia.

Video ini dibagikan dengan posting Facebook lainnya di sini, di sini, dan di sini, bersama dengan klaim serupa.

Namun, klaim ini bisa menyesatkan.

Pada 24 Februari 2022, AFP menemukan bahwa video yang lebih panjang telah diposting di saluran YouTube penyiar Indonesia Kompas TV.

SEE ALSO  Eksekutor Dijanjikan Bonus Oleh Kopda Muslimin Jika Berhasil Membunuh

Judul bahasa Indonesia dari video ini telah diterjemahkan sebagai “Pernyataan Lengkap Cak Imin Tentang Usulannya untuk Menunda Pemilu 2024”.

Cak Imin adalah nama panggilan populer untuk Muhaimin.

Seluruh video tidak mengatakan bahwa DPR “secara resmi menunda pemilihan 2024.”

Sebaliknya, Muhaimin mengatakan dia hanya memberi saran berulang-ulang.

Video unggahan menyesatkan tersebut merupakan cerminan dari video sebenarnya.

Pada 24 Februari 2022, AFP menemukan bahwa video yang lebih panjang telah diposting di saluran YouTube penyiar Indonesia Kompas TV.