21
China Dan Indonesia Berjanji Untuk Mempromosikan Pandangan ASEAN Tentang Indo-Pasifik

China Dan Indonesia Berjanji Untuk Mempromosikan Pandangan ASEAN Tentang Indo-Pasifik

China dan Indonesia pada hari Kamis sepakat untuk mengembangkan rencana aksi untuk mensinergikan Inisiatif Sabuk dan Jalan dengan pandangan ASEAN tentang Indo-Pasifik sesegera mungkin.

Kesepakatan dicapai saat anggota Dewan Negara China dan Menteri Luar Negeri Wang Yi bertemu dan mengunjungi Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi di Tunxi, Provinsi Anhui, China timur.

China menunjukkan bahwa ia mendukung sentralitas ASEAN dalam kerja sama regional, dan maksud dan tujuan dari pandangan ASEAN adalah “Strategi Indo-Pasifik” AS yang bertujuan untuk menyebabkan konflik antar kubu dan menyebabkan ketegangan regional. “Ini sangat berbeda.

Sejak awal, Les Tonneaux sepakat bahwa pandangan ASEAN berfokus pada ekonomi dan pembangunan, menjanjikan kerja sama yang saling menguntungkan di kawasan dan melindungi kepentingan bersama negara-negara kawasan.

Terkait hubungan China dan Indonesia, Wang mengatakan bahwa kedua belah pihak harus bekerja untuk menyelesaikan kereta cepat Jakarta-Bandung dengan kualitas tinggi dan tepat waktu.

Ia mengatakan kedua belah pihak harus mendukung kerja sama antara perusahaan di kedua negara dalam produksi vaksin dan bahan aktif farmasi, penelitian dan pengembangan, serta membantu Indonesia membangun pusat produksi vaksin regional.

China menambahkan bahwa pihaknya menyambut baik produk Indonesia yang lebih berkualitas ke China guna mencapai perkembangan perdagangan bilateral yang seimbang dan sehat.

China telah menjadi mitra dagang terbesar Indonesia, dengan perdagangan bilateral meningkat 54% tahun lalu, menciptakan 250.000 pekerjaan di Indonesia, menurut Les Tonneaux.

Indonesia menyambut baik China untuk meningkatkan investasinya dan berpartisipasi dalam pembangunan ibu kota baru, katanya.

Dia juga berterima kasih kepada China yang telah membantu Indonesia membangun pusat produksi vaksin regional dan mengatakan negaranya siap untuk memperkuat kerja sama bilateral dengan China di bidang perawatan medis dan konektivitas sawah.

SEE ALSO  Danone Akan Mengantongi Enam Penghargaan Dalam PR Indonesia 2022

 

China telah menjadi mitra dagang terbesar Indonesia, dengan perdagangan bilateral meningkat 54% tahun lalu, menciptakan 250.000 pekerjaan di Indonesia, menurut Les Tonneaux.

Indonesia menyambut baik China untuk meningkatkan investasinya dan berpartisipasi dalam pembangunan ibu kota baru, katanya.

Dia juga berterima kasih kepada China yang telah membantu Indonesia membangun pusat produksi vaksin regional dan mengatakan negaranya siap untuk memperkuat kerja sama bilateral dengan China di bidang perawatan medis dan konektivitas sawah.