45
Tata Cara Dan Bacaan Doa Sholat Dhuha

Tata Cara Dan Bacaan Doa Sholat Dhuha

Ramadhan adalah bulan suci yang ditunggu-tunggu umat Islam.

Untuk menambah amal ibadah juga diisi dengan sholat dhuha.

Simak Niat dan Tata Cara Bacaan Sholat Douha dengan Sholat Setelah Sholat Douha.

Sholat Duha adalah sholat sunnah yang dilaksanakan pada pagi hari.

Tata cara shalat dhuha sama dengan shalat sunnah lainnya, minimal dua laka.

Meski bukan merupakan ibadah wajib, shalat dhuha sangat dianjurkan karena banyak keutamaannya.

Berikut bacaan niat yang dilafalkan sebelum menunaikan shalat dhuha:

Niat shalat Dhuha

أُصَلِّى سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنَ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى

Usholli sunnatadh dhuhaa rok’ataini mustaqbilal qiblati adaa’an lillaahi ta’aalaa

Artinya:

“Aku niat sholat sunnah dhuha dua rakaat menghadap kiblat saat ini karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Shalat Dhuha

– Niat

– Takbiratul ikram dengan doa iftitah

– Membaca surat Al Fatihah

– Membaca surat Ad Dhuha atau lainnya

– Ruku’ dengan tuma’ninah

– I’tidal dengan tuma’ninah

– Sujud dengan tuma’ninah

– Duduk di antara dua sujud

– Sujud kedua dengan tuma’ninah

– Berdiri lagi untuk rakaat kedua

– Membaca surat Al Fatihah

– Membaca surat Asy Syams atau lainnya

– Ruku’ dengan tuma’ninah

– I’tidal dengan tuma’ninah

– Sujud dengan tuma’ninah

– Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah

– Sujud kedua dengan tuma’ninah

– Tahiyat akhir dengan tuma’ninah

– Salam

Doa Shalat Dhuha

اَللهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اَللهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقَى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

SEE ALSO  Kemenangan Virllareal Atas Liverpool Di Semifinal Liga Champions

Allahumma innad-duhaa’a duhaa’uka wal bahaa’a bahaa’auka wal-jamaala jamaaluka wal-quwwata quwwatuka wal-qudrota qudratuka wal-‘ismata ‘ismatuka.

Allaahumma in kaana rizqii fis-samaa’i fa anzilhu, wa in kaana fil-ardi fa akhrijhu, wa in kaana mu’assiran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa tahhirhu wa in kaana ba’iidan fa qarribhu bi haqqi duhaa’ika wa bahaa’ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa aataita ‘ibaadakash-shalihiin.

Artinya:

“Ya Allah, sesungguhnya waktu Dhuha adalah waktu Dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu.

“Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hamba-Mu yang sholeh.”

Pelaksanaan Shalat Dhuha

Menurut penjelasan Dosen PAI Universitas Muhammadiyah Lampung (UML), Anggi Septia Nugroho, dalam kanal YouTube Tribun Lampung, shalat dhuha juga dikatakan sebagai shalat awwabin.

Shalat awwabin adalah shalat yang dilaksanakan oleh orang-orang sholeh dan taat yang mengharapkan ridho dari Allah SWT.

Namun, ada pula yang mengatakan bahwa shalat Dhuha disebut juga sebagai shalat Syuruq, yakni shalat yang dilaksanakan setelah matahari terbit.

Pelaksanaan waktu shalat dhuha yang paling utama adalah seperempat dari waktu siang hari.

Jadi, apabila di Indonesia waktu siang hari adalah 12 jam, maka seperempatnya adalah 3 jam setelah matahari terbit, atau setara panjang bayangan dengan tombak.

Untuk melaksanakan shalat dhuha, tidak berbeda dengan pelaksaan shalat sunnah yang lain, yaitu dua rakaat dua rakaat.

Shalat dhuha bisa dilakukan dengan 2 rakaat, 4 rakaat, atau 6 rakaat, atau maksimal 8 rakaat jika mampu mengerjakan.

SEE ALSO  Tata Cara Sholat Dan Doa Tahajud

Untuk shalat Dhuha pada rakaat pertama, bisa membaca surat Ad-Dhuha dan rakaat ke dua membaca surat As-Syams.

Setelah melaksanakan sholat dhuha, disunnahkan untuk berdoa terlebih dahulu.

Shalat dhuha ini dilaksanakan sebagai cara untuk meminta kelancaran rezeki dalam bentuk apa saja, bisa dalam bentuk kesehatan, uang, hubungan baik dengan keluarga, dan lain sebagainya.