13
Cara Cepat Menaikan Trombosit

Cara Cepat Menaikan Trombosit

Masalah kesehatan dapat menurunkan kadar trombosit darah. Trombosit adalah sel darah yang membantu proses pembekuan darah.

Saat Anda memulai Healthline, Anda akan mengalami gejala kelelahan, memar, dan gusi berdarah saat jumlah trombosit Anda rendah.

Penurunan kadar trombosit darah dapat disebabkan oleh demam berdarah dengue (DBD), leukemia, sirosis, dan penyakit autoimun.

Untuk mengetahui kadar trombosit dalam darah, Anda bisa mengeceknya melalui tes darah. Jika sel pembekuan darah rendah, salah satu cara meningkatkan trombosit dengan cepat dan alami adalah dengan mengonsumsi beberapa jenis makanan.

“Asupan vitamin B-12, asam folat, vitamin C, dan zat besi yang tinggi dapat membantu meningkatkan kehilangan trombosit,” katanya. NDTV melaporkan Preeti Jain, ahli gizi di Action Cancer Hospital di New Delhi, India.

Melansir berbagai sumber, berikut beberapa jenis asupan yang bisa membantu menaikkan trombosit dalam darah:

Bayam, jeruk, hingga asparagus
Makanan yang kaya folat seperti jeruk, bayam, asparagus, kacang merah, dan sayuran hijau kaya akan folat. Kekurangan folat dalam tubuh dapat menyebabkan jumlah trombosit darah menurun.

Tambahkan lebih banyak makanan kaya folat untuk meningkatkan kandungan trombosit dalam darah.

Telur, hati sapi, daging sapi, sampai kol
Bahan makanan seperti kangkung, telur, sayuran berdaun hijau, hati, daging, dan kol kaya akan vitamin K. Nutrisi ini dapat membantu pertumbuhan sel yang sehat dan optimal dalam tubuh.

Selain itu, asupan tersebut juga bisa membantu meningkatkan jumlah trombosit Anda.

Wortel, kangkung, sampai labu
Nutrisi yang kaya akan vitamin A dapat membantu meningkatkan kadar trombosit dalam darah. Bahan makanan ini penting untuk melancarkan pembentukan protein dalam tubuh.

Kandungan protein yang sehat dalam tubuh membantu proses pembelahan dan pertumbuhan sel. Beberapa sumber vitamin A antara lain wortel, labu, kangkung, sampai ubi jalar.

SEE ALSO  Cara Menghilangkan Ketombe Kering Secara Alami

Susu, keju, hingga ikan
Susu, keju, telur, hati, ikan, sampai daging sapi banyak mengandung vitamin B-12. Kekurangan vitamin B-12 dapat membuat kadar trombosit dalam darah rendah.

Sediakan asupan dengan komposisi B-12 untuk menjaga sel darah tetap sehat.

Sayuran hijau, delima, sampai biji labu
Bahan makanan seperti biji labu, delima, lentil (miju-miju), dan sayuran hijau kaya akan zat besi. Zat besi dapat membantu produksi sel-sel sehat dalam tubuh.

Penderita anemia wajib menambahkan beberapa jenis makanan kaya zat besi dalam asupannya.

Mangga, brokoli, nanas, sampai tomat
Selain jambu, buah dan sayur seperti mangga, brokoli, nanas, tomat, paprika, dan kembang kol kaya akan vitamin C. Nutrisi kaya vitamin C dapat membantu trombosit tetap terjaga dalam darah.

Selain itu, vitamin C juga dapat membantu penyerapan optimal zat besi dalam tubuh.