44
Indonesia Akan Menambah 3 Bandara Sebagai Gerbang Internasional

Indonesia Akan Menambah 3 Bandara Sebagai Gerbang Internasional

Indonesia telah menambah tiga bandara internasional dan menambah sejumlah gerbang internasional. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan kemarin mengumumkan pada 6 April bahwa 7 hingga 10 bandara kini berfungsi sebagai pintu masuk bagi wisatawan asing.

“Ketentuan ini diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 42 Tahun 2022 tentang Instruksi Penyelenggaraan Perjalanan Luar Negeri Melalui Angkutan Udara Selama Masa Pandemi COVID-19 yang akan mulai berlaku pada 6 April 2022,” kata Direktur Perhubungan Udara Novie. kata Riyanto dalam keterangannya, Rabu, 6 April.

Ke-10 bandara internasional tersebut adalah Bandara Skalnohatta di Banten, Bandara Juanda di Jawa Timur, Bandara Gusting Larai di Bali, Bandara Hang Nadim di Batam, Kepulauan Riau, Bandara Rajahaji Fisavirilla di Bintan, Kepulauan Riau, dan Bandara Samra Turangi di utara. Sulawesi. , Bandara Zainuddin Abdul Majid di Nusa Tenggara Barat, Bandara Kualanamu di Sumatera Utara, Bandara Sultan Hasanudin di Sulawesi Selatan, Bandara Internasional Yogyakarta di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Menurut Novie, notifikasi yang akan diberikan kepada pemudik asing, antara lain bukti dosis kedua vaksin Covid-19 paling lambat 14 hari sebelum keberangkatan, dan hasil RT-PCR dari negara asal dalam dua dosis. Persyaratan. Beberapa hari sebelum keberangkatan, lakukan tes RT-PCR PCR pada saat kedatangan dan unduh aplikasi PeduliLindungi dan e-HAC Indonesia.

Di bawah kebijakan baru tersebut, Novi mendesak Direktur Otoritas Umum Perhubungan Udara dan Direktur Otoritas Bandara untuk “mengawasi dan mengkoordinasikan pemerintah daerah, TNI, polisi, Satgas Bandara, Departemen Kesehatan Pelabuhan, dan kementerian terkait, dan hubungan penerbangan. Orang “.

 

Aturan baru ini telah diterbitkan melalui Surat Edaran Menteri Perhubungan No.42/2022 tentang Tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Luar Negeri Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Covid-19, berlaku mulai 6 April 2022.

SEE ALSO  Prediksi Arus Lalu Lintas Wisata Di Bandung Yang Padat

Sepuluh bandara internasional tersebut adalah Bandara Soekarno-Hatta di Banten, Bandara Juanda di Jawa Timur, Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali, Bandara Hang Nadim di Batam Kepulauan Riau, Bandara Raja Haji Fisabilillah di Bintan Kepulauan Riau, Bandara Sam Ratulangi di Sulawesi Utara, Bandara Zainuddin Abdul Madjid di Nusa Tenggara Barat, Bandara Kualanamu di Medan, Bandara Sultan Hasanuddin di Sulawesi Selatan dan Bandara Yogyakarta di Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Selain bertambahnya pintu masuk, Surat Edaran terbaru juga mengatur bahwa PPLN yang datang, harus memiliki suhu tubuh di bawah 37,5 derajat Celcius dan memenuhi persyaratan lainnya,” ujarnya melalui keterangan resmi, Rabu (6/4/2022).

Adapun beberapa persyaratan lain yang harus dipenuhi oleh PPLN pada saat kedatangan diantaranya kewajiban menunjukkan kartu vaksin dosis kedua minimal 14 hari sebelum keberangkatan, hasil negatif RT-PCR dari negara asal maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan, wajib menjalani RT-PCR pada saat kedatangan, mengunduh aplikasi PeduliLindungi dan e-HAC Indonesia.

Untuk memastikan penerapan Surat Edaran ini berjalan dengan baik di bandara, maka para direktur di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dan Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara, harus melakukan pengawasan dan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, TNI, POLRI, Satgas Bandar Udara, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Kementerian/Lembaga terkait serta stakeholders penerbangan.

Sebagai informasi, dengan diberlakukannya SE No.42/2022, sebagai tindak lanjut dari urat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 17/2022, maka Surat Edaran No.33/2022 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.