50
Utusan Vatikan Kirim Pesan Ramadhan Kepada Muslim Di Timor Timur

Utusan Vatikan Kirim Pesan Ramadhan Kepada Muslim Di Timor Timur

Mayoritas Katolik Vatikan, Timor Timur, menyampaikan pesan Ramadhan kepada umat Islam di negara itu, di mana ia berterima kasih kepada kelompok minoritas atas upaya mereka dalam perdamaian.

Marco Sprizzi dari Monsignor, Kuasa Usaha Tahta Suci, mengunjungi salah satu masjid terbesar Dili, Masjid Annul, pada tanggal 8 April untuk bertemu dengan para pemimpin Islam.

Pastor Angelo Sarcina, perwakilan Keuskupan Agung Dili dan presiden Asosiasi Wisata Religi Timor Leste, mendampingi kunjungan tersebut.

Monsinyur Sprizzi mengatakan dia menyambut Ramadhan dari Paus Fransiskus. Dia juga menyerahkan dokumen yang berisi pesan dari Dewan Dialog Antaragama kepada Penatua Islam Haji Abdullah Saeed Sagran.

Pesan yang bertajuk “Kristen dan Muslim: Berbagi Suka dan Duka” itu mengisyaratkan keceriaan Ramadhan dan Idul Fitri di tengah duka akibat pandemi Covid-19.

“Harapan kami, saudara dan saudari Islam yang terkasih, adalah bahwa kita terus berbagi suka dan duka teman-teman kita dengan semua tetangga kita, karena cinta Tuhan mencakup semua dan seluruh alam semesta.” Saya membaca pesan itu.

“Sebagai tanda kemanusiaan kita bersama dan persaudaraan yang mengalir darinya, kami mengucapkan selamat merayakan Ramadhan dan Idul Fitri yang damai dan berbuah.”

Pastor Sarcina mengatakan kepada UCA News bahwa Mgr. Sprizzi juga berterima kasih kepada umat Islam di Timor Timur “atas semangat toleran terhadap umat Katolik … agar mereka hidup dalam harmoni dan damai.”

Dia juga Mgr. Sprizzi telah menegaskan kembali niatnya untuk berkunjung tahun ini, meski tanggalnya belum dikonfirmasi.

“Dia menekankan bahwa dialog antaragama adalah bagian dari program kunjungan Paus,” kata Pastor Sarcina.

“Saya sangat senang menerima pesan dari Paus Fransiskus,” kata Haji Abdullah Inacio Antonio Soares, Wakil Presiden komunitas Islam di Timor Timur.

SEE ALSO  Acara Pendeklarasian Prabowo Untuk Capres Tidak Dihadiri Sandiaga Dan Fadli Zon

“Ini adalah pertama kalinya Vatikan secara langsung mengkomunikasikan pesan Ramadhan kepada umat Islam di Timor Timur sejak kemerdekaan Timor Timur,” katanya kepada UCA News.

“Kami berterima kasih kepada perwakilan Vatikan dan menyapa Perawan Vatikan,” katanya.

Ia mengatakan umat Islam memiliki hubungan yang harmonis dengan Gereja Katolik di Timor Timur yang didukung oleh pemerintahan yang demokratis.

“Disini kami memiliki kekerabatan yang kuat, sehingga kami dapat mengatasi hambatan agama. Ada beberapa keluarga yang menganut agama yang berbeda, termasuk saya dengan Katolik dan Protestan,” katanya.

Mengenai kunjungan Paus, katanya, “Kami sangat antusias, sama seperti umat Katolik.”

“Sejarah Timor Timur tidak terlepas dari peran Gereja Katolik itu sendiri, khususnya Vatikan. Kami sangat senang bahwa Paus akan mengunjungi tanah kami lagi setelah kunjungan Paus Yohanes Paulus II pada tahun 1989. “Saya akan.”

Muslim berjumlah kurang dari 1 persen dari 1,3 juta penduduk Timor Lorosa’e.