20
UFC 273 : Pertarungan Berdarah Chimaev Dengan Burns

UFC 273 : Pertarungan Berdarah Chimaev Dengan Burns

Salah satu pertandingan yang paling ditunggu dalam rangkaian hasil UFC 273 bisa dibilang adalah duel kelas welter Gilbert Burns vs Khamzat Chimaev.

Khamzat Chimaev benar-benar dalam sensasi yang luar biasa.

Chimaev selalu menang untuk menyelesaikan 10 melawan mereka yang tidak bisa membuat lebih dari dua ronde, tetapi dia memiliki penampilan yang sangat kuat dan mengerikan.

Namun, pada UFC 273, Minggu (4 Oktober 2022) di Jacksonville, AS, Chimaev akan menghadapi lawan terberatnya.

Gilbert Burns adalah kandidat terbesar kedua dalam kategori kelas welter UFC.

Dengan rekor 20-4, Burns sudah sangat berpengalaman menghadapi jagoan-jagoan elite macam Demian Maia, Tyron Woodley, dan Stephen Thompson.

Burns bahkan sempat menjatuhkan raja kelas welter, Kamaru Usman, pada awal tahun lalu kendati akhirnya kalah dalam perebutan sabuk juara.

Dua tendangan Chimaev mendesak Burns ke pagar saat ronde pertama dimulai.

Chimaev langsung menyergap pinggang Burns dan menekannya ke pagar.

Burns berguling dan akhirnya bisa melepaskan diri dari tekanan Chimaev.

Duel kembali berlanjut sambil berdiri dengan satu tendangan Burns sempat menggoyahkan kaki Chimaev.

Durinho berhasil mendaratkan dua pukulan yang dibalas kombinasi kiri-kanan dari Chimaev.

Satu jab kanan Chimaev masuk telak dan berhasil menjatuhkan Burns.

Tetapi, Burns berhasil selamat dari gempuran pukulan Chimaev kendati dahinya mulai terluka karena sikutan Si Serigala.

Ronde kedua, Burns membuka dengan upaya takedown yang bisa dihindari Chimaev.

Satu hook kanan yang keras dari Burns masih bisa diblok Chimaev.

Burns menyusulkan jab dan tendangan ke arah tubuh yang membuat Chimaev sedikit goyah.

Dalam adu pukulan jarak dekat, satu serangan Burns menyengat Chimaev.

Borz sempat kelabakan tetapi dia sendiri berhasil memasukkan beberapa counter.

SEE ALSO  Belum Meiliki SLF, Trans Icon Bikin DPRD Surabaya Kesal!

Burns mencoba melancarkan takedown tetapi Chimaev malah mendesak dan hampir menindihnya.

Secara luar biasa, Burns melepaskan diri dengan menendang dada Chimaev sampai menjauh.

 

Duel berlangsung seru dengan Chimaev juga sudah mulai terluka dan mengeluarkan darah dari hidungnya.

Dalam adu pukulan jarak dekat, pertahanan Chimaev terlalu terbuka dan Burns mendaratkan pukulan ekstra keras.

Chimaev sudah setengah roboh dan Burns seperti melancarkan serangan tendangan ilegal yang tampaknya membuat Borz marah.

Di akhir ronde kedua, Chimaev sempat akan memukul Burns walaupun bel sudah berbunyi.

Dengan melewati ronde kedua, Burns resmi menjadi lawan yang paling lama berusaha menjinakkan Si Serigala.

Ronde ketiga, jab-jab Chimaev semakin intens menembus pertahanan Burns.

Burns tampak sudah mulai bernapas dengan berat tetapi Chimaev pun melambat.

Walaupun tampak mulai sempoyongan, Burns jadi tetap bisa mendaratkan beberapa pukulannya sendiri.

Menjelang akhir ronde ketiga, Burns mendaratkan beberapa pukulan keras lagi.

Tendangan terbang Chimaev yang mendorong Burns ke pagar menutup ronde ketiga.

Pertarungan gila ini menjadi kali pertama pertarungan Chimaev harus ditentukan lewat perhitungan angka.

Juri memutuskan kemenangan angka mutlak dengan skor 29-28, 29-28, 29-28 untuk Khamzat Chimaev.

Rekor tak terkalahkan Chimaev terjaga tetapi dia benar-benar bak masuk ke neraka karena merasakan pertarungan terberat yang pernah dilaluinya.