15
Rossoneri Ingin Akhiri Puasa Trofi Jelang Laga Ac Milan Vs Genoa

Rossoneri Ingin Akhiri Puasa Trofi Jelang Laga Ac Milan Vs Genoa

Stefano Pioli mengungkapkan ambisinya untuk merebut kembali kejayaan AC Milan dan menjadikan tim Rossoneri sebagai tim juara lagi.

Hal itu dilaporkan Stefano Pioli selaku pelatih AC Milan usai rangkaian laga kontra Genoa Liga Italia dini hari WIB, Sabtu (16 April 2022).

Duel antara Milan dan Genoa di Stadion San Siro berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan tim tuan rumah berkat gol Rafael Leão dan Junior Messias.

“Saya memiliki keraguan yang sama setiap hari dalam latihan, apakah saya harus meningkatkan tekanan terhadap tim atau menguranginya,” kata Pioli, dilansir dari Football Italia.

“Pada akhirnya, saya harus berharap banyak dari mereka. Itu benar untuk percaya dengan kemampuan kami,” tutur pelatih berusia 56 tahun tersebut.

“Kami melewati perjalanan yang hebat untuk sampai ke sini dan kami ingin kembali menjadi klub pemenang. Jadi, kami perlu berusaha,” ucap Stefano Pioli menegaskan.

AC Milan musim ini memiliki peluang untuk meraih dua gelar juara yaitu Liga Italia dan Coppa Italia. Mereka tengah memuncaki klasemen Liga Italia dengan raihan 71 poin.

Sementara di Coppa Italia, Milan masih akan bertanding pada leg kedua semifinal melawan Inter Milan. Pada leg pertama, kedua tim bermain imbang tanpa gol.

Adapun AC Milan sudah hampir enam tahun nihil trofi. Terakhir kali mereka mengangkat trofi saat menjuarai Piala Super Italia pada Desember 2016.

Kala itu, Milan keluar sebagai juara usai mengalahkan Juventus dengan skor 4-3 lewat adu penalti.

Di Serie A atau kompetisi kasta tertinggi Liga Italia, AC Milan kali terakhir menjadi jawara pada musim 2010-2011 setelah finis di urutan pertama klasemen akhir dengan koleksi 82 poin.

SEE ALSO  Informasi Libur 26 Mei Memperingati Hari Apa?

Sementara itu, AC Milan lebih lama puasa gelar Coppa Italia. Terakhir kali Rossoneri juara Coppa Italia yaitu 19 tahun lalu atau Mei 2003 usai mengalahkan AS Roma.

Saat ini AC Milan masih bertengger sebagai Capolista dengan raihan 68 poin dari 32 pertandingan, sedangkan Inter Milan menempel di tempat kedua dengan mengumpulkan 66 poin.

Sebagai catatan, Nerrazurri masih memiliki satu pertandingan tunda yang belum mereka mainkan akibat wabah Covid di awal tahun ini.